Punya Penyakit Jantung? Hindari Obat-obatan Berikut Ini

 

Saat mengalami sakit jantung, seseorang biasanya harus minum obat tertentu. Hal ini dilakukan untuk mencegah serangan atau sumbatan di jantung yang terjadi berulang. Pasien yang mengalami penyakit jantung biasanya memiliki keluhan lain seperti nyeri di bagian tubuh atau sakit kepala. Kondisi ini membuatnya harus mengonsumsi obat lain agar gejala ini mereda. Namun, sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat lain untuk meredakan gejala ini, pasien yang memiliki riwayat penyakit jantung harus berhati-hati. Karena beberapa obat jantung bisa berinteraksi dengan obat lain sehingga jika dua obat ini diminum bersamaan bisa menimbulkan efek negatif.

Obat yang Harus Dihindari Saat Mengonsumsi Obat Sakit Jantung

1.    Obat Pengencer Darah di Luar Resep Dokter

Berdasarkan penjelasan dari Dr. Alvin Nursalim, SpPD, obat jantung sebenarnya sangat beragam.  Aspirin adalah salah satu obat jantung yang biasanya diberikan kepada pasien yang memiliki kasus penyumbatan pembuluh darah ke jantung.  Aspirin adalah obat pengencer darah. Sehingga, apabila obat ini diminum bersamaan dengan obat pengencer darah lainnya seperti Heparin, maka akan memberikan dampak negatif. Risiko yang mungkin dialami seperti perdarahan yang sulit berhenti apabila dua obat pengencer darah diminum secara bersamaan.

2.    Pil KB (kontrasepsi) hormonal

Pil KB adalah obat selanjutnya yang sebaiknya tidak diminum bersamaan dengan obat sakit jantung, berdasarkan saran Dr. Alvin. Sehingga, upaya lain yang bisa dilakukan yaitu dengan menggunakan kondom (IUD) untuk menunda kehamilan. Lakukan konsultasi dengan dokter jantung untuk mengetahui berbagai jenis kontrasepsi yang baik karena nantinya hal ini akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing pasien.

3.    Obat Kortikosteroid

Peradangan biasanya disembuhkan dengan obat kortikosteroid. Tetapi, apabila obat ini dikonsumsi dengan dosis yang tidak tepat dalam waktu lama, maka risiko untuk mengalami sakit jantung akan semakin tinggi. Jika dirasa terdapat peradangan di bagian tubuh maka segera periksa ke dokter. Efek samping yang lebih buruk dari penggunaan obat kortisol yaitu memicu perdarahan di lambung. Maka bisa dibayangkan apabila minum obat sakit jantung seperti obat pengencer darah lalu minum steroid dalam dosis tinggi, yang terjadi adalah perdarahan akan semakin parah. Hal ini bahkan bisa membuat organ tubuh lain yang mengalami keluhan.

  1. Obat Pereda Nyeri (NSAID)

Pernahkan saat minum obat sakit jantung lalu terasa sakit kepala? Maka sebaiknya tidak langsung minum obat pereda sakit kepala seperti ibuprofen. Alasannya karena jika dua obat ini diminum bersamaan, yang terjadi adalah seperti efek dari obat kortikosteroid. Kerja jantung akan semakin berat apabila mengonsumsi obat seperti sakit kepala, linu, dll. Obat pereda nyeri juga bisa meningkatkan tekanan darah tinggi dan penyakit lain juga bisa kambuh.

Bagi orang yang sakit jantung, tidak disarankan untuk mengetan terlalu keras sehingga terkadang sering memilih untuk minum obat sembelit. Obat sembelit tergolong aman untuk dikonsumsi secara bersamaan dengan obat jantung. Tetapi tergantung pada jenis obat sembelit yang diminum. Maka, jangan sembarangan, sebaiknya ketahui dulu dosis yang tepat dan anjuran minumnya apakah boleh atau tidak.

Masih ada banyak lagi jenis obat-obatan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat sakit jantung. Maka sebelum mengonsumsi obat tertentu, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau miliki obat apps di Klikdokter dan nikmati layanan seputar obat dan kesehatan. Tidak perlu ribet karena layanan ini bisa dinikmati langsung melalui aplikasi android.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>